Friday, January 11, 2019

Top 2 Sistem Operasi Selain Windows

Sistem operasi pengganti Windows harus diketahui oleh semua orang. Sebenarnya, ada banyak alternatif untuk Windows di internet dan dapat diunduh secara gratis.

Windows yang kebanyakan dipakai dan diperjual-belikan adalah Windows bajakan sehingga Windows tersebut bisa dikatakan ilegal.  Walau demikian, Windows bajakan masih banyak dipakai di Indonesia karena mereka belum banyak menyadari sistem operasi lain yang bisa digunakan sebagai alternatif. 

Selain itu, kesadaran memakai barang legal non-bajakan masih kurang di Indonesia. Seharusnya jika Indonesia lebih sadar tentang hak cipta, mereka berusaha mencari alternatif yang legal.

Beberapa kriteria yang harus dipertimbangkan untuk memilih sistem operasi selain Windows. Pertama, pastikan bahwa sistem operasi tersebut belum mati. Sistem operasi yang sudah mati, walau masih bisa digunakan, keamanan, pembaruan sistem, pengembangan aplikasi tidak akan bisa ditemukan lagi sehingga tidak ada masa depan sistem operasi tersebut. Kedua, pastikan bahwa sistem operasi tersebut mudah digunakan (user friendly). Sistem operasi yang susah digunakan akan menyulitkan proses penyesuaian diri dengan sistem operasi tersebut. Ketiga, sistem operasi tersebut memiliki komunitas dan dukungan yang kuat. Dengan komunitas yang kuat, pengguna dapat mencari penyelesaian masalah yang terjadi (cth: bug dan error) pada sistem operasi di komunitas (forum) yang tersedia.

Berikut adalah beberapa sistem operasi (OS) yang menurut saya bisa dipertimbangkan untuk menggantikan Windows. Mungkin tidak bisa menggantikan Windows sepenuhnya namun dapat menjadi alternatif ataupun pendamping. Saya memilihkan beberapa sistem operasi ini sesuai dengan pengalaman saya pribadi dan tiga kriteria yang telah saya jelaskan sebelumnya.


Linux bukan hal asing bagi para penggemar dunia komputer. Keberadaan Linux telah mewarnai dunia sistem operasi melebihi sistem operasi yang lain. Variasi yang tak terbatas dan pengembang yang banyak telah menghidupkan Linux selama kurang atau hampir 20 tahun mendampingi dunia komputer dan telah menjadi rival Windows. Perkembangan sistem operasi ini tidak bisa dikatakan lambat karena mampu membuntuti Windows yang selama ini selalu dipakai oleh kebanyakan komputer di Indonesia. Memiliki masa depan cerah dan prestasi luar biasa adalah Linux.

Ada beberapa Linux yang terkenal. SepertI: Ubuntu, Linux Mint, Arch, Debian, Manjaro, Puppy Linux, SteamOS, CentOS, dan lain - lain.

Saya selama ini memakai Ubuntu karena beberapa alasan. Ubuntu merupakan Linux dari keluarga Debian yang sangat bagus. Ubuntu berasal dari Afrika Selatan. Dipimpin dan didanai oleh seorang pengusaha Afrika Selatan. Ubuntu memiliki komunitas dan forum yang sangat kuat. Dengan kekuatan komunitas dan dana, saya rasa Ubuntu akan memiliki masa depan yang cerah.

Ada beberapa keturunan dari Ubuntu. Pertama, Kubuntu adalah Ubuntu yang memakai KDE (saya kurang paham). Kedua, Xubuntu adalah Ubuntu yang memakai XCFE sehingga tampilan lebih ringan, cantik, dan mudah di customize. Ketiga, Lubuntu adalah Ubuntu yang sangat ringan dan tampilan yang cantik. Dan masih banyak keturunan Ubuntu lainnya.
 
Android x86: Android x86, Phoenix OS, Remix OS, dan Bliss OS

Android x86 adalah OS Android yang dikembangkan untuk perangkat Intel. Android x86 ini merupakan salah satu dari tiga jenis Android; x86, arm, dan (saya lupa). Walau kalah dari Android arm di dunia smartphone, Android x86 cukup terkenal di kalangan pengguna komputer. Keunggulan OS ini adalah OS ini dapat dijalankan di komputer dengan prosesor Intel tanpa emulator sehingga lebih ringan dari emulator.

Android x86 memiliki beberapa variasi yaitu: Android x86 yang original untuk komputer, Phoenix OS, Remix OS, dan Bliss OS. Dari keempat itu yang paling terkenal adalah Phoenix OS. Remix OS sudah dinyatakan mati (tidak mendapat dukungan dari pihak pengembang lagi). Bliss OS kurang terkenal. Sementara itu, Android x86 tadi itu adalah bapak dari ketiga OS tadi dan ini yang saya pakai karena lebih ringan.

Android x86 memiliki beberapa perbedaan dengan Android arm yg banyak ada di smartphone. Pertama, Android x86 didesain untuk prosesor Intel sehingga tidak cocok untuk perangkat selain Intel. Kedua, Android x86 tidak compatible dengan sebagian aplikasi di Play Store. Android x86 bisa dijalankan di komputer (PC) berprosesor Intel tanpa emulator.

Link dan gambar utk masing2 OS akan saya update malam ini.